Jumat, 02 September 2016

MENENTUKAN PERUBAHAN ENTALPI REAKSI NETRALISASI ASAM DAN BASA

A.  Tujuan : Menentukan perubahan entalpi reaksi larutan NaOH dengan larutan HCl dengan  kalorimeter (Gelas stereofoam)
B.  Teori:
Setiap zat mengandung energi. Entalpi adalah energi  yang  terkandung di dalam zat. Perubahan seluruh energy zat di dalam reaksi disebut dengan perubahan entalpi reaksi. Panas reaksi adalah energi  yang dilepaskan atau diserap bila jumlah mol masing –masing zat sama dengan koefisien reaksinya. Berikut adalah reaksi netralisasi asam dan basa :
NaOH(aq)  +  HCl (aq)   –>   NaCl(aq)   +  H2O(l)  

q      =  - (m x c x ∆T)
∆ H  =  q/mol
M    =   massa (gram)
c      =   kalor jenis air (4,2 J/g.oC)
∆T   =   perubahan suhu (oC)

C. Alat dan Bahan

No
ALAT & BAHAN
UKURAN
JUMLAH
1
Gelas stereofoam
200 ml
1
2
Gelas ukur 
& gelas kimia
50 ml
2
3
Termometer
0 - 50°C
1
4
Larutan NaOH
1 M
50 ml
5
Larutan HCl
1 M
50 ml

D. Cara Kerja
1. Masukkan 50 ml larutan NaOH 1 M ke dalam gelas kimia , ukur shunya.
2.  Masukkan 50 ml  larutan HCl 1 M ke dalam gelas kimia lain, ukur suhunya
3. Termometer harus dibersihkan dan dikeringkan sebelum dipindahkan dari satu larutan ke larutan yang lain.
4. Hitung suhu rata-rata kedua larutan tersebut sebagai suhu awal.

5. Tuangkan larutan HCl dan larutan NaOH ke dalam gelas stereofoam, tutuplah gelas stereofoam dengan tutup yang telah di tancapi pengaduk dan termometer (lihat gambar). aduk dan perhatikan suhu yang ditunjukkan oleh terrmometer itu. Suhu akan naik kemudian menjadi tetap dan selanjutnya turun. Catatlah suhu yang tetap itu (suhu akhir).

E. Hasil Pengamatan

Suhu Larutan NaOH

Suhu Larutan HCl

Suhu awal rata-rata

Suhu tertinggi akhir
(setelah dicampur)

Perubahan suhu ( ∆T )


F.  Pertanyaan
1.  Hitunglah q reaksi  ?
2.  Hitunglah jumlah mol NaOH dalam 50 ml larutan NaOH 1 M dan jumlah mol HCl dalam 50 ml larutan HCl 1 M
3.  Hitung qreaksi pada pembentukan 1 mol H2O (jika NaOH dan HCl yang bereaksi masing-masing 1 mol)
4.  Tulislah persamaan termokimia untuk reaksi ini (∆Hreaksi  = q reaksi pada pembentukan 1 mol H2O).
5.  Carilah data kalor reaksi netralisasi asam-basa dari literatur, kemudian bandingkan dengan hasil yang anda peroleh dari kegiatan ini. Jika terdapat penyimpangan yang berarti, cobalah kemukakan penyebabnya!
6.  Tariklah kesimpulan dari kegiatan ini

Catatan :
- Untuk perhitungan, massa larutan dianggap  = 100 gram (massajenis dianggap 1 gr/ml)
     -  Kalor jenis larutan dianggap = 4,2 j/gk

Selasa, 12 Juli 2016

KELOMPOK ILMIAH REMAJA (KIR) : BELAJAR, BERKARYA DAN BERINOVASI

By : Idha Nurhayati, S.Pd.
- DOWNLOAD :   MODUL  KIR  2016

“Tak kenal maka tak sayang, salah kenal cinta melayang”, Peribahasa tersebut pantas kiranya menjadi satu alasan mengapa kita harus mengenal KIR ( Kelompok ilmiah remaja). KIR adalah kelompok remaja yang melakukan serangkaian kegiatan untuk menghasilkan karya ilmiah. KIR merupakan salah satu Ekstrakurikuler yang sangat tepat untuk siswa yang kreatif dan selalu ingin mencoba hal yang baru. Kegiatan ini mengajarkan bagaimana caranya kita dalam melakukan sebuah penelitian beserta percobaan dan eksperimennya. Selain itu kegiatan ini juga mengajarkan kita dalam penyusunan untuk membuat sebuah karya tulis dan membuat sebuah laporan. Kegiatan ini sering kali turun ke lapangan secara langsung. selain itu cakupan daerah yang menjadi lapangannya sangatlah luas dan tidak terbatas. Bisa dalam bidang bahasa, sosial, Pengetahuan Tekhnologi ataupun tentang sains. ruang lingkup yang digunakan dalam kegiatan ini sangatlah bervariatif.
KIR merupakan kegiatan yang menuntut kreatifitas dari para siswa.Selain itu kegiatan ini juga menuntut kita untuk berpikir luas dan tidak berpikir sempit dalam menyelesaikan suatu masalah. Karena kegiatan ini memerlukan ketekunan, keuletan, kerajinan serta kesabaran dari para pesertanya. Kegiatan ini sangatlah pantas diikuti oleh para remaja untuk menumbuhkan kreatifitas pribadi kita dan untuk menambahkan wawasan kita dalam melihat dan memandang luasnya dunia.

MENGAPA BUDAYA PENELITIAN ILMIAH PERLU DIKEMBANGKAN
Proses pendidikan (di sekolah) bertujuan untuk meningkatkan potensi peserta didik secara berkelanjutan agar dapat bermanfaat seluas-luasnya bagi kemaslahatan umat manusia dan alam semesta. Salah satu potensi yang penting untuk dimiliki seseorang agar dapat memberikan manfaat yang luas adalah kecakapan di dalam berfikir, bersikap dan berkarya ilmiah. Kecakapan tersebut dapat dibangun melalui berbagai cara, salah satunya yang utama adalah melalui kegiatan penelitian ilmiah.
Setiap orang pasti akan menghadapi masalah di dalam kehidupanya. Cara terbaik dan paling menguntungkan untuk menghadapi masalah adalah menyelsaikanya..Kecakapan berfikir, bersikap dan berkarya ilmiah sangat dibutuhkan didalam menyelesaikan masalah-masalah kehidupan..
Secara luas, alasan mengapa budaya penelitian ilmiah perlu dikembangkan, adalah keprihatinan kita terhadap sepinya dunia penelitian di Indonesia. Menurut laporan UNESCO (2010) : Finlandia adalah Negara dengan rasio jumlah peneliti tetinggi di dunia, yaitu 7.382 peneliti persejuta penduduk, Selandia Baru (7.084 per sejuta), Jepang(6.480 per sejuta), singapura (6.088 per sejuta), Malaysia (372 per sejuta), Thailand (311 per sejuta) sedangkan Indonesia hanya memiliki 162 peneliti per sejuta penduduk. Jelas posisi Indonesia di bidang penelitian masih sangat jauh terpuruk di bandingkan dengan negara-negara lain di dunia.Membudayakan penelitian Ilmiah di sekolah memang perlu, dalam upaya membangun generasi peneliti yang tangguh agar Indonesia tidak tertinggal dengan Negara-negara lain di dunia.
KIR SMA NEGERI 1 PATI
Keberadaan KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) di SMA Negeri 1 Pati di mulai sejak tahun 1980. Dalam perjalananya, KIR SMA Negeri 1 Pati telah banyak melahirkan karya-karya ilmiah yang kreatif dan inovatif. Tercatat prestasi KIR SMA Negeri 1 Pati dalam 3 tahun terakhir sebagai berikut :
Daftar prestasi SMA Negeri 1 Pati dalam bidang Penelitian
NO
NAMA KEJUARAAN
TINGKAT
PRESTASI
TEMPAT DAN WAKTU
1
Lomba Karya Inovasi Teknologi INDIKATAMA ITS 2014
 a.n : Ineke Intania
Nasional
JUARA FAVORIT
Kampus ITS Surabaya
6 Desember 2014
2
Gelar Inovasi dan Prestasi Siswa SMA Propinsi Jawa Tengah
a.n :Team SMAN 1 Pati
Propinsi Jawa Tengah
JUARA III
PRPP Jawa Tengah
14-17 Mei 2012
3
Research Project Presentation, English Camp Siswa SMA RSBI Propinsi Jawa Tengah Tahun 2012
a.n : Erna Nur Fitria
Propinsi Jawa Tengah
JUARA HARAPAN I
Pondok Remaja Salib Purih, Salatiga
11-14 Juni 2012
4
Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja dalam Rangka Hari Air Sedunia XXI Tingkat SMA Propinsi Jawa Tengah
 a.n : M. Annis Wichi L.
Propinsi Jawa Tengah
JUARA I
Dinas PSDA, Kementrian PU Semarang
13 juni 2013
5
Research Project Presentation, Student Camp Siswa SMA RSBI Propinsi Jawa Tengah Tahun 2012
 a.n : Erna Nur Fitria
Propinsi Jawa Tengah
JUARA I
Pondok Remaja Salib Purih, Salatiga
21-24 Oktober 2013
6
Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Bidang Sains Terapan, Tingkat Propinsi Jawa Tengah   a.n : Maulia Zahro H. Dan Dian Lucky Kartikasari
Propinsi Jawa Tengah
JUARA I
Yayasan Bina Darma, Bugel Salatiga
22-25 Oktober 2013
7
Lomba Teknologi Penataan Ruang
a.n : Prima Luthfi K.
Propinsi Jawa Tengah
JUARA II
Dinas Cipta Karya dan Tata Jaw Tengah Semarang
7 Nopember 2013
8
Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja dalam Rangka Hari Air Sedunia XXII Tingkat SMA Propinsi Jawa Tengah
a.n : Ade Kartika Putri
Propinsi Jawa Tengah
JUARA I
Dinas PSDA, Kementrian Pekerjaan Umum Semarang
1 Oktober 2014
9
Research Project Presentation, Student Camp Siswa SMA RSBI Propinsi Jawa Tengah Tahun 2014
a.n : Ilham Dary Athallah
Propinsi Jawa Tengah
JUARA II
Green  Valley  Bandungan Semarang
12 – 15 Agustus 2014
10
Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Bidang Sains Terapan, Tingkat Kabupaten Pati
a.n : Maulia Zahro H. Dan Dian Lucky Kartikasari
Kabupaten Pati
JUARA I
Dinas Pendidkan Kabupaten Pati
10 Oktober 2013
12
Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Bidang Sains Dasar, Tingkat Kabupaten Pati
a.n : Fina Alvia Rahma
Kabupaten Pati
JUARA I
Dinas Pendidkan Kabupaten Pati
5 Nopember 2014
13
Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Bidang Sains Terapan, Tingkat Kabupaten Pati
 a.n : Ineke Intania
Kabupaten Pati
JUARA I
Dinas Pendidkan Kabupaten Pati
5 Nopember 2014
14
Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Bidang IPS dan Humaniora, Tingkat Kabupaten Pati
a.n : Neki Reilena dan Tiara Rimadani Putri
Kabupaten Pati
JUARA I
Dinas Pendidkan Kabupaten Pati
5 Nopember 2014

Dari prestasi-prestasi yang telah diperoleh, menjadikan motivasi bagi siswa-siswa SMA Negeri 1 Pati untuk terus berpacu menggali ide-ide kreatif dan inovatif dalam penelitianya.
Hingga saat ini KIR SMANSAPATI masih menjadi salah satu kegiatan ektrakurikuler yang cukup diminati. Dibawah bimbingan Ibu Idha Nurhayati (pembimbing IPA), Bapak Amal Hamzah (pembimbing IPS), Ibu Susilowati dan Bapak Hariyanto ( bidang kebahasaan) para siswa terus berkarya. Bapak – Ibu pembimbing akan selalu siap untuk berperan sebagai teladan,motivator dan fasilitator. Pembimbingan dilakukan secara intensif, baik bimbingan teoritis maupun bimbingan praktis. 
          Siapa ingin ke Azerbaijan…?! Mari bergabung dalam KIR SMA Negeri 1 Pati, Pasti biisaa…!! “Kesempatan emas seringkali dilewatkan banyak orang karena selintas terlihat seperti hal yang biasa-biasa dan sepele saja”(Thomas Alva Edison)

Selasa, 28 Juni 2016

H I D R O C A R B O N

A.    Kekhasan / Keunikan Atom Karbon
o  Terletak pada golongan IVA dengan Z = 6 dan mempunyai 4 elektron valensi.
o  Untuk mencapai konfigurasi oktet maka atom karbon mempunyai kemampuan membentuk 4 ikatan kovalen yang relatif kuat.
o  Atom karbon dapat membentuk ikatan antar karbon; berupa ikatan tunggal, rangkap dua atau rangkap tiga.
o  Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai (ikatan yang panjang).
o  Rantai karbon yang terbentuk dapat bervariasi yaitu : rantai lurus, bercabang dan melingkar (siklik).
B.    Kedudukan Atom Karbon
Dalam senyawa hidrokarbon, kedudukan atom karbon dapat dibedakan sebagai berikut :
·     Atom C primer       :  atom C yang mengikat langsung 1 atom C yang lain
·     Atom C sekunder  :  atom C yang mengikat langsung 2 atom C yang lain
·     Atom C tersier       :  atom C yang mengikat langsung 3 atom C yang lain
·     Atom C kuarterner   :   atom C yang mengikat langsung 4 atom C yang lain


Keterangan :
1o  = atom C primer ( ada 5 )
2o  = atom C sekunder ( ada 3 )
3o  = atom C tersier ( ada 1 )
4o  = atom C kuarterner ( ada 1 )
C.    Klasifikasi / Penggolongan Hidrokarbon (terdiri dari atom C dan H)
a.    Berdasarkan jenis ikatan antar atom karbonnya :
- Hidrokarbon jenuh      = senyawa hidrokarbon yang ikatan antar atom karbonnya merupakan ikatan tunggal.
- Hidrokarbon tak jenuh = senyawa hidrokarbon yang memiliki 1 ikatan rangkap dua (alkena) atau lebih dari 1 ikatan rangkap dua (alkadiena), atau ikatan rangkap tiga (alkuna).
b.    Berdasarkan bentuk rantai karbonnya :
-  Hidrokarbon alifatik     = senyawa hidrokarbon dengan rantai terbuka jenuh (ikatan tunggal) maupun tidak jenuh (ikatan rangkap).
-  Hidrokarbon alisiklik    = senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar / tertutup (cincin).
-  Hidrokarbon aromatik = senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar (cincin) yang mempunyai ikatan antar atom C tunggal dan rangkap secara selang-seling / bergantian (konjugasi).


Daftar pustaka :
www.chem-is-try.org